Sikat Mobile Phone Mantan Santri Dihajar Warga

Jumat, 19 Mei 2017 | smartphone
Sikat Mobile Phone Mantan Santri Dihajar Warga - BANTUL - Tim Buru Sergap (Buser)  Polsek Banguntapan Bantul mengevakuasi tersangka pencurian dgn pemberatan (curat ) berinisial Mg (24) asal  Kalimantan Barat. dari tangan tersangka polisi mengambil barang kebenaran empat handphone yang disikat pelaku asal hunian Eka Febriana (20) dan Nurul, keduanya warga Kertopaten Wirokerten Banguntapan Bantul perdana minggu lalu.  sampai sekarang penyakit tercantum kembali diusut polisi buat mengungkap tindak kriminil lainnya.                   

Kapolsek Banguntapan Kompol Suharno SH didampingi Kanit Reskrim Polsek Banguntapan Iptu Deby Tri Andrestian SIK, Jumat (19/5)  mengutarakan penahanan pelaku yg pula jebolan sebuah pesantren di negara Godean Sleman ini alamat dikala hajat bengis Mg di Kertopaten diketahui malam itu tersangka mengintip sebuah  hunian melalui ventilasi Namun aksinya diketahui pemilik hunian menyaksikan manusia tidak dikenal mencoba masuk lewat jendela.

Baca sedang Daftar harga ponsel canggih oppo terbaru

Spontan membuat penghuni rumah sorak maling yg membuat masyarakat lain bertaburan mengejar tersangka jumlah massa semakin banyak membuat Mg kesusahan kepada meloloskan diri. pelaku Mg terlaksana diringkus penduduk tidak jauh bermula Kertopaten," ucap Suharno.

Setelah tak berdaya, salah tunggal sosok warga mengintrogasi persoalan hilangnya empat telephone seluler di hunian Nurul dan Eka. sebab telah kekhawatiran Mg mengakui telah mencuri mobile phone di hunian penduduk di Kertopaten Wirokerten. Massa tidak dengan ampun menghajar Mg hingga tidak berdaya dan segera dipindah ke Polsek Banguntapan.

Suharno mengatakan Mg diawal mulanya sempat menjadi santri di negara Godean Sleman. Namun dikeluarkan dengan alasan tertentu. setelah itu, Mg ditampung disalah tunggal hunian di Kertopaten Banguntapan Bantul. Namun niat apik salah satu masyarakat menampung Mg bahkan disalahgunakan. "Informasinya Mg ini baru wahid pekan ditampung di salah tunggal rumah warga namun sudah beraksi pidana," ujarnya.

Sementara Mg  mengaku sebenarnya tidak ada konsep mencuri sebab ia masih telah punya hanphone. tindakan melakukan pencurian lantaran gegabah dan tak sanggup menggandeng nafsunya.